5 Makna Kamis Putih Ini Harus Diketahui dan Dihayati Umat Katolik

makna kamis putih bagi umat katolik

Katolikline.com – Kamis Putih merupakan salah satu bagian dari Tri Hari Suci yang dirayakan Gereja Katolik. Dalam perayaan Kamis Putih, ada sejumlah peristiwa yang kita kenangkan.

Antara lain peristiwa Perjamuan Malam Terakhir Yesus bersama dengan 12 rasul, pembasuhan kaki, dan Yesus berdoa di Taman Getsemani. Peristiwa-peristiwa ini memiliki makna penting dalam kehidupan iman umat Katolik.

Peristiwa sebelum sengsara Yesus yang dikenang dalam perayaan Kamis Putih mempunyai makna yang bisa dihayati dan dipraktikan dalam hidup harian umat Katolik. Ini makna Kamis Putih bagi umat Katolik:

# Teladan sikap rendah hati dan melayani

Sebelum melakukan Perjamuan Malam Terakhir bersama para rasul, Yesus membasuh kaki mereka. Dalam tradisi Yahudi, biasanya orang yang membasuh kaki adalah budak.

Peristiwa pembasuhan kaki para rasul oleh Yesus ini mau menunjukkan sikap kerendahan hati dan pelayanan Yesus. Inilah makna Kamis Putih bagi umat Katolik. Yesus rela merendahkan diri dan menjadi pelayan.

Hal ini juga menjadi simbol pelayanan yang tulus dari Yesus sebagai seorang pemimpin, guru, orang yang dihormati. Sudah seharusnya kita pun mau untuk saling melayani satu dengan yang lain.

# Kebersamaan

Makna perayaan Kamis Putih bagi umat Katolik yang lain adalah kebersamaan. Ini nampak dalam Perjamuan Malam Terakhir atau The Last Supper Yesus bersama dengan 12 rasul.

Yesus mengajak para rasul untuk duduk dan makan bersama dengan-Nya. Kebersamaan dan keakraban terjadi dalam Perjamuan Malam Terakhir tersebut.

# Pemberian diri dan kasih Yesus

Perjamuan Malam Terakhir juga menjadi simbol pemberian diri Yesus. Roti dan anggur yang dibagikan Yesus kepada para murid menjadi simbol pemberian diri-Nya.

Ia memberikan Tubuh dan Darahnya sendiri dengan kasih yang begitu besar. Ini juga menunjukkan makna persatuan Yesus dengan para murid yang menyantap Tubuh dan Darahnya dalam wujud roti dan anggur.

Inilah awal dari Ekaristi kudus. Dengan menyantap Tubuh dan Darah Yesus, umat Katolik ada dalam Yesus dan begitu sebaliknya Yesus senantiasa menyertai.

# Terus berdoa

Makna Kamis Putih yang lain terkait dengan peristiwa Yesus berdoa di Taman Getsemani yang kita kenang di Kamis Putih dan Tuguran Kamis Putih. Yesus memberikan teladan untuk berdoa dan berjaga-jaga.

Dalam kesedihan dan pergulatan batin, Yesus berdoa kepada Allah Bapa. Sebagai umat Katolik, kita pun diajak untuk setia dan tak lelah berdoa dalam menghadapi pergulatan-pergulatan hidup kita. Biarlah kehendak Allah yang terjadi dalam hidup kita.

# Memaafkan dan mengasihi musuh

Melalui perayaan Kamis Putih, umat Katolik juga diajak untuk belajar memaafkan dan mengasihi musuh. Ini nampak dalam peristiwa Petrus yang memotong telinga prajurit bernama Malkhus, yang hendak menangkap Yesus di Taman Getsemani.

Mengetahui perbuatan Petrus, Yesus marah dan menyembuhkan telinga Malkhus. Yesus memberikan teladan bagi kita untuk memaafkan dan mengasihi musuh. Juga untuk tidak membalas perbuatan tidak baik.

Yesus memberikan teladan bahwa kekerasaan tidak harus dilawan dengan kekerasaan. Melainkan dengan kasih dan pengampunan.

Demikianlah makna Kamis Putih dan nilai-nilai yang bisa kita teladani dari Yesus. Dia begitu mengasihi manusia hingga rela menyerahkan nyawa-Nya dan wafat di kayu salib demi menebus dosa kita manusia.

2,928 total views, 3 views today

Bagikan Ke Temanmu Sekarang!

Leave a Reply

Top