Renungan Harian 1 Desember 2018: Jadilah Martir seperti Dua Martir dari Tanah Aceh

Renungan Harian 1 Desember 2018

Katolikline.com – Melalui renungan harian 1 Desember 2018 ini kita memperingati Beato Dionesius dan Beato Redemptus, dua martir dari tanah Aceh. Keduanya rela mati untuk mempertahankan imannya akan Kristus.

Dionesius meninggal sebagai seorang imam Karmelit, sementara Redemptus meninggal sebagai seorang bruder Karmelit. Keduanya datang ke Indonesia sebagai misionaris. Tapi akhirnya mereka dibunuh.

Kok bisa disebut martir Indonesia? Ya, mereka diakui sebagai martir Indonesia karena dibunuh oleh di atas tanah Aceh. Mereka diambil nyawanya secara paksa pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Thani.

Dionesius dan Redemptus dibunuh karena tak mau menyangkal imannya. Ceritanya, setelah Sultan Iskandar Thani mendapat laporan (fitnah) dari Belanda bahwa imam dan bruder itu sengaja datang untuk mengkatolikan orang Aceh, maka mereka dua ditangkap dan dibunuh.

Ketika itu, penduduk Aceh sudah memeluk agama Islam.

Hari ini kita memasuki Minggu Adven pertama. Kita segera memulai masa penantian akan datangnya Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Bacaan Injil hari ini memperingatkan kita agar awas dari kebiasaan pesta pora dan hura-hura lalu lupa menyiapkan hati untuk menyambut hari Tuhan yang datang secara tiba-tiba.

Dionesius dan Redemptus memutuskan datang ke tanah Aceh bukan tanpa persiapan hati. Bahwa menjadi misionaris di masa itu taruhannya adalah nyawa sehingga secara mental spiritual mereka harus bersiap diri. Mereka siap untuk menanggung segala kemungkinan.

Ya kemungkinan tidak diterima, kemungkinan dihina, dan bahkan kemungkinan dibunuh. Semua itu mereka siap tanggung sejak awal memutuskan untuk menjadi imam dan bruder, dan mempersembahkan hidupnya untuk misi Gereja Katolik.

Jadi sebaiknya melalui renungan harian 1 Desember 2018 ini kita juga menyiapkan hati untuk menjadi berkat bagi sesama atau orang-orang yang kita jumpai dalam hidup, terutama pada hari ini.

Doa Singkat:

Sampakian peromohonan Anda …

Ya Tuhan, kami ingin bersorak-sorai dan memuliakan nama-Mu yang kudus, karena Engkaulah sumber keselamatan kami. Biarlah kami menikmati sukacita dan damai untuk setiap aktivitas sepanjang hari ini.

Berikan sukacita untuk suami, istri, anak, sanak saudara, kerabat kerja, tetangga dan semua orang agar kami semua hidup rukun dan damai hingga kami beristirahat dalam kasih-Mu yang agung. Amin.

276 total views, 1 views today

Bagikan Ke Temanmu Sekarang!

Leave a Reply

Top