Renungan Harian 3 Januari 2019: Bingung, Antara Yohanes Pembaptis dan Yesus, Siapa yang Lebih Dulu Ada?

Renungan Harian 3 Januari 2018

Katolikline.com – Kalau kita fokus pada runutan waktu tentang kisah kelahiran Yesus, kita segera menyimpulkan bahwa jelas Yohanes Pembaptis mendahului Yesus.

Kamu ingat tentang kisah Maria menerima kabar dari Malaikat Gabriel tentang kelahiran Yesus? Di sana diceritakan bahwa selain memberi kabar tentang kelahiran Yesus, malaikat itu juga mengabarkan kepada Maria tentang usia kehamilan Elisabet, saudaranya.

“Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu” (Luk 1:36).

Kisah tentang ini tidak kita temukan di Injil lain, hanya dalam Injil Lukas.

Dari sinilah kita tahu bahwa Yohanes Pembaptis pasti lahir lebih dulu Yesus. Referensi lain, ketika Maria datang mengunjungi Elisabet, kandungan Elisabet sudah “tua” dan menjelang lahiran.

Namun, dalam Injil hari ini kita dihadapkan pada sebuah penjelasan lain. Yohanes Pembaptis sendiri yang mengatakan bahwa Yesus ada lebih dulu sebelum dirinya.

“Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku” (Yoh 1:30).

Bingung kan? Sebenarnya siapa yang lebih dulu ada sih?

Rupanya yang dimaksud Yohanes Pembaptis bukan soal ada secara lahiriah atau soal tanggal lahir. Ada yang dimaksud Yohanes Pembaptis adalah adanya sebagai pribadi yang melampui hal yang lahiriah.

Para Bapa Gereja mengajarkan bawah Yesus adalah Firman yang menjadi manusia. Injil Yohanes mengatakan, “Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah,” (Yoh 1:1).

Dari terlihat jelas bahwa Yesus (Firman) ada sebelum Yohanes Pembaptis. Itulah mengapa Yohanes Pembaptis tahu menempatkan diri. Ia jelas mengakui bahwa Yesus lebih besar dari dia.

Ini bukan siapa yang lahir lebih dulu tapi ada sebagai esensi atau hal paling utama. Jika kita mengimani dalam diri kita ada Bait Allah, maka Allah sudah bersemayam di sana sejak permulaan kehidupan kita.

Doa Permohonan

(Sampaikan doa permohonan Anda)

Yesus Kristus Putera Allah, kepadamu kami serahkan semua kegiatan kami hari ini. Kami percaya bahwa dalam setiap kesempatan, Engkau selalu mendatangi kami dan mengingatkan kami akan kasih-Mu yang maha besar. Berilah kami rejeki lahiriah dan rohaniah pada hari ini. Amin.

564 total views, 2 views today

Bagikan Ke Temanmu Sekarang!

Leave a Reply

Top