Renungan Harian Katolik: Jangan Berkecil Hati Ketika Anda Dianggap Kafir

Renungan Harian 30 Maret 2019

Katolikline.com – Bacaan suci yang disediakan bagi kita sebagai bahan permenungan kita hari ini, Luk. 18:9-14, membawa hiburan segar. Dalam bacaan tersebut kita diingatkan agar jangan berkecil hati ketika Anda dianggap kafir.

Bacaan tersebut sangat jelas menggambarkan bahwa mata Tuhan tidak buta untuk melihat siapa yang benar-benar menjalankan firman-Nya dan siapa yang hanya tempelan luar saja.

Perumpamaan tentang dua orang yang datang berdoa, namun yang satu berdoa di depan lalu membanding-bandingkan dirinya dengan seorang lain di belakangnya, mengindikasikan bahwa Tuhan memiliki mata yang lebih tajam untuk menilai.

Tuhanlah yang punya kuasa untuk menilai, siapa yang baik atau kurang baik di mata-Nya.

Senungguhnya, kita sebagai sesama manusia tidak layak dan tidak pantas mengambil alih peran Tuhan untuk ikutan menilai siapa yang baik dan tidak baik.

Tuhanlah yang menentukan ibadah siapa yang berkenan di hadapan-Nya dan ibadah siapa yang melenceng dari hukum-hukum-Nya.

Maka, jangalah berkecil hati ketika Anda dianggap kafir. Apalagi dituduh-tuduh kafir. Berbesar hati dan berbuatlah yang terbaik sesuai dengan iman dan nilai-nilai keagamaan yang diajarkan kepadamu.

Tuhanlah yang akan melihat dan melimpahi berkat bagi orang yang berkenan kepada-Nya. Tak usah takut dan jangan berkecil hati ketika Anda dianggap kafir.

Kitab Suci sendiri mengajarkan bahwa jalan pikiran Tuhan tidak sama dengan yang dipikirkan oleh manusia. Di saat manusia merasa diri lebih hebat dan berusaha menyingkirkan sesamanya, justru Tuhanlah yang memberi rangkulan.

Kisa sedang berada dalam masa sosial-politik yang tidak kondusif. Kita sedang berada dalam sebuah masa dimana kita perlu berhati-hati dalam bertindak dan bertutur.

Jadilah orang beriman yang cerdas. Jadilah orang beriman yang mengedepankan kesediaan untuk memuliakan sesama saudara daripada menghina, mengapresiasi daripada mengata-ngatai, dan memberi tempat daripada menyingkirkan.

Karena kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di hari esok. Jangan-jangan yang kita singkirkan, buang dan abaikan hari ini adalah yang dipilih Tuhan untuk mengajarkan kepada kita bagaimana berbelas kasih.

Doa singkat

(Sampaikan ujud pribadi)

Bapa dalam surga, kuatkanlah hati kami dalam situasi saat ini. Semoga Roh Kudus-Mu selalu mengilhami kami agar kami kita kilaf apalagi dengan sengaja ingin menghina orang lain yang kami anggap tidak seiman dengan kami. Biarkanlah kami belajar dari segala kekayaan cara untuk memuji dan memuliakan nama-Mu. Amin.

857 total views, 2 views today

Bagikan Ke Temanmu Sekarang!

Leave a Reply

Top