Seorang Pastor di Australia Diduga Bunuh Diri Setelah Diperiksa Oleh Polisi. Apa Salahnya?

Seorang Pastor di Australia Diduga Bunuh Diri

Katolikline.com – Seorang Pastor di Australia diduga bunuh diri setelah diperiksa oleh Polisi atas sebuah kasus yang dituduhkan kepadanya. Pastor tersebut bernama Pastor Joseph Tran.

Umat Katolik Paroki St Fransiskus Xaverius Armadale, sebuah wilayah yang terletak di pinggiran kota Perth, Australia, dikejutkan dengan kabar kematian Pastor Joseph Tran, Kamis pekan lalu.

Seperti diberitakan dailymail.co.uk, kematian Pastor Joseph Tran secara mendadak tersebut agak mencurigakan. Pasalnya, peristiwa itu terjadi hanya beberapa jam setelah Pastor Joseph Tran diselidiki oleh Polisi.

Pastor Tran menjalani pemeriksaan setelah seorang ibu melaporkanya ke Polisi karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap putrinya yang berusia 13 tahun.

Satu Minggu sebelumnya, ibu dari remaja tersebut sudah bertemu muka dengan Pastor Tran. Kemudian, ibu itu melaporkan kasusnya kepada pihak yang berwajib.

Kamis pekan lalu, polisi Australia menindaklanjuti laporan si ibu dengan menyelidiki Pastor Tran. Hanya beberapa jam setelahnya, Pastor Tran dilaporkan meninggal. Diduga, imam berusia 49 tahun tersebut bunuh diri.

Tanggapan Uskup

Uskup Agung Perth, Mgr Timothy Costelloe SDB mengaku sudah mendapatkan laporan atas kematian Pastor Tran dan tuduhan yang sedang dihadapinya.

Ia mengatakan bahwa polisi juga sudah menggeledah ruang pastoran Paroki Armadale dan ruangan Pastor Tran, setelah diduga ia bunuh diri pada Kamis lalu itu.

“Saya mendapat laporan pada hari Kamis bahwa Pastor Tran diduga bunuh diri setelah diselidiki atas tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang remaja 13 tahun,” kata Pastor Timothy.

“Saya tidak tahu pada waktu itu siapa yang berhadapan dengannya – polisi, keluarga pengadu atau orang lain – tetapi saya diberi tahu bahwa polisi datang ke Paroki Armadale dan memeriksa Pastor Tran.”

Dalam sebuah pernyataan kepada Community News, Mgr Timothy bilang bahwa ia sudah menginstruksikan stafnya untuk membuka file gereja dan memeriksa apakah ada catatan keluhan terhadap Pastor Tran. Hasilnya nihil.

Selanjutnya, menurut Mgr Timothy, ia menyerahkan urusan tersebut kepada pihak yang berwajib untuk menyelidiki kematian Pastor Tran sebagaimana lazimnya. Juga, Bapa Uskup mengatakan bahwa ia terbuka terhadap segala usaha untuk menuntaskan kasus ini.

Uskup Timothy juga meminta semua pihak agar mendukung si remaja yang diduga menerima pelecehan dari Pastor Tran.

Saat ini polisi masih terus mendalami kasus kematian pastor di Australia diduga bunuh diri ini. Sampai sekarang belum tahu bagaimana tindak lanjut untuk penyelesaian kasus tersebut.

578 total views, 4 views today

Bagikan Ke Temanmu Sekarang!

Leave a Reply

Top